Kamis, 03 November 2011

Selasa, 26 Januari 2010

Jahr vs Hams (الجهر vs الهمس)

Jahr (jelas), secara istilah diartikan
menahan keluarnya nafas pada saat mengucapkan huruf dikarenakan kuatnya huruf,

Hams (Samar), secara istilah diartikan
keluarnya nafas ketika pengucapan karena lemahnya huruf

Huruf-huruf yang memiliki sifat hams tergabung dalam kalimat فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتْ 
(ف ح ث ه ش خ ص س ك ت) 

adapun selain huruf di atas maka tergolong jahr


catatan: untuk mengetahui apakah hams atau jahr kita bisa meletakkan telapak tengan di depan mulut dan rasakan, apakah ketika mengucapkan huruf keluar nafas atau tidak.

Senin, 25 Januari 2010

Khaysyum (الخيشوم)

Khaysyum berarti rongga hidung, makhroj yang keluar dari tempat ini hanyalah huruf ghunnah, yaitu nun dan mim tasydid

(نَ, مَ)

berkata imam aljazari
"dan ghunnah makhrojnya adalah khaysyum (rongga hidung)"

Syafatain (الشفتان)

Huruf-huruf yang makhrojnya kedua bibir adalah
  • (ف) keluar dari bibir bawah bagian dalam yang bertemu dengan ujung gigi seri atas
  • (و, ب, م) keluar dari dua bibir yang dirapatkan, sedangkan wawu dengan memonyongkan bibir

Ghunnah (الغنة)

berkata imam aljazari
“dan ghunnah makhrojnya adalah khaysyum (rongga hidung)“
berkata imam aljamzuri
“ghunnahkanlah mim kemudian nun dengan kuat, dan namakanlah tiap tiap yang demikian sebagai huruf ghunnah maka tampakkanlah “
ghunnah ada dua: nun dan mim tasydid (نّ مّ)


caranya ialah dengan menahan huruf pada rongga hidung selama dua harokat disertai dengung,

  1. harokat masuk
  2. harokat ditahan
  3. harokat keluar

contoh ketika kita membaca ‘amma yatasaa aluun (عم يتساءلون)

  1. harokat masuk yaitu ‘am
  2. harokat ghunnah yaitu menahan tetap pada huruf mim sukun
  3. harokat keluar yaitu mim fathah

catatan : tasydid itu merupakan gabungan dari huruf sukun dan huruf berharokat