Senin, 25 Januari 2010

Ghunnah (الغنة)

berkata imam aljazari
“dan ghunnah makhrojnya adalah khaysyum (rongga hidung)“
berkata imam aljamzuri
“ghunnahkanlah mim kemudian nun dengan kuat, dan namakanlah tiap tiap yang demikian sebagai huruf ghunnah maka tampakkanlah “
ghunnah ada dua: nun dan mim tasydid (نّ مّ)


caranya ialah dengan menahan huruf pada rongga hidung selama dua harokat disertai dengung,

  1. harokat masuk
  2. harokat ditahan
  3. harokat keluar

contoh ketika kita membaca ‘amma yatasaa aluun (عم يتساءلون)

  1. harokat masuk yaitu ‘am
  2. harokat ghunnah yaitu menahan tetap pada huruf mim sukun
  3. harokat keluar yaitu mim fathah

catatan : tasydid itu merupakan gabungan dari huruf sukun dan huruf berharokat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar